ONLINE 24 JAM Sabtu- Minggu Buka
Beranda » Artikel Terbaru » Artikel Kesehatan – Nyeri Haid

Artikel Kesehatan – Nyeri Haid

Diposting pada 16 November 2017 oleh NUR JANNAH

Nyeri Haid

Nyeri haid merupakan hal yang umum terjadi pada sebagian besar wanita. tapi, berbahayakah itu?? bagaimana cara mengatasinya?? dan apakah hal tersebut bisa dicegah?


Nyeri atau kram pada perut bagian bawah ketika menstruasi memiliki bahasa medis dysmenorrhoea. Mayoritas wanita pernah mengalami nyeri haid sebelum dan selama periode menstruasi. Pada beberapa wanita hanya mengalami rasa tidak nyaman pada perut namun tidak sampai mengganggu kegiatan sehari-hari. Namun bagi beberapa wanita lain hal tersebut cukup mengganggu kegiatan selama beberapa hari dan hal ini rutin terjadi setiap bulannya. Nyeri atau kram ketika haid dipicu oleh kelebihan atau ketidakseimbangan hormon prostaglandin dalam cairan menstruasi sehingga menyebabkan kontraksi pada rahim yang menghasilkan rasa sakit. Hormon prostaglandin juga kemungkinan menjadi penyebab terjadinya gejala diare, mual, sakit kepala, dan pusing yang terjadi ketika masa menstruasi.
Nyeri haid atau dysmenorrhoea dibagi menjadi dua kelompok :

  • Primary dysmenorrhoea
    Adalah jenis nyeri haid yang paling umum terjadi dimana tidak terdapat masalah pada rahim atau panggul. Nyeri haid pada kelompok ini terjadi pada remaja dan wanita berusia 20 tahunan.
  • Secondary dysmenorrhoea
    Adalah jenis nyeri haid yang disebabkan oleh maslaah pada rahim atau panggul. Hal ini jarang terjadi dan lebih sering terjadi pada wanita berusia 30-40 tahun. Kontraksi yang parah dapat menyempitkan pembuluh darah pada rahim. Rasa sakit yang dihasilkan seperti nyeri dada ketika terjadi penyumbatan pembuluh darah pada jantung. Nyeri atau kram haid dapat disebabkan karena :
  • Endometriosis
    Terdapat jaringan yang melapisi bagian luar rahim, pada umumnya terjadi pada tuba falopi.
  • Uterine fibroids
    Terjadi pertumbuhan jaringan pada dinding rahim yang mungkin dapat menjadi penyebab nyeri.
  • Adenomyosis
    Pada kondisi ini jaringan yang melapiri rahim bertumbuhn hingga menembus dinding rahim.
  • Pelvic Inflammatory Disease (PID)
    Terjadinya infeksi pada orgn reproduksi wanita yang disebabkan oleh penularan bakteri dari hubungan seksual.
  • Cervical Stenosis
    Pada beberapa wanita mengalami masalah pada leher rahimnya karena memiliki lubang yang sangat kecil sehingga menghambat aliran menstruasi. Hal tersebut menyebabkan tekanan dalam rahim yang menimbulkan rasa nyeri.

Faktor Resiko Nyeri Haid
Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya nyeri haid :

  • Berusia dibawah 30 tahun.
  • Mengalami masa pubertas lebih awal yaitu pada usia dibawah 11 tahun.
  • Pada periode menstruasi mengalami pendarahan yang berat (menorrhagia).
  • Pada periode menstruasi mengalami pendarahan yang tidak teratur (metrorrhagia).
  • Belum pernah melahirkan.
  • Memiliki faktor genetik nyeri haid.
  • Perokok.

Penanganan Nyeri Haid

  1. Berkonsultasi dengan Apoteker untuk mengkonsumsi obat antinyeri untuk membantu mengurangi rasa nyeri.
  2. Berkonsultasi dengan dokter. Jika nyeri tidak kunjung reda, segera konsultasikan kondisi anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  3. Melakukan aktifitas fisik untuk membantu mengurangi rasa nyeri haid.
  4. Mengompres perut bagian bawah dengan botol berisi air panas atau menggunakan patch yang panas atau menggunakan bantal pemanas atau berendam dalam air hangat untuk meringankan nyeri atau kram saat haid.
  5. Mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin E, omega-3, vitamin B1, vitamin B6 dan magnesium dapat membantu mengurangi nyeri atau kram saat haid.
  6. Berhenti mengkonsumsi alkohol dan penggunaan rokok.
  7. Mengurangi stress dapat membantu menurunkan resiko nyeri atau kram saat haid.

Bagikan informasi tentang Artikel Kesehatan – Nyeri Haid kepada teman atau kerabat Anda.

PEMESANAN CEPAT

CALL SMS Whatsapp

Artikel Kesehatan – Nyeri Haid | griyaklinik

Komentar dinonaktifkan: Artikel Kesehatan – Nyeri Haid

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan