Mitos Tentang Onani Ini Sering Dipercaya Pria! Faktanya Mengejutkan!

Video Rate:
0 / 5 ( 0votes )
18 views

 

Onani menjadi salah satu dari sekian banyak topik seks yang tabu untuk diperbincangkan di tengah masyarakat. Onani sering dianggap aktivitas yang tak senonoh dan kurang pantas. Terbatasnya informasi akurat seputar onani pada akhirnya mengarah ke begitu banyak kesalahpahaman dan mitos tentang onani.

Menanggalkan segala mitos tentang onani adalah langkah pertama untuk lebih memahami aktivitas mandiri yang unik dan sehat ini. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Berikut Mitos Tentang Onani Yang Salah Besar :

1. Onani Bikin Mata Buta

Tidak ada dasar ilmiah atau medis yang mendukung mitos tentang onani dapat menyebabkan kebutaan. Dengan banyaknya pria yang melakukan onani, ilmu kedokteran tentu memiliki banyak kesempatan untuk menentukan apakah onani menyebabkan masalah medis.

Namun pada kenyataannya tidak ada riwayat yang menunjukkan dampak medis onani. Tidak ada cacat, kebutaan, kesuburan, masalah mental, maupun masalah lain yang pernah dikaitkan dengan aktivitas onani.

2. Onani Bikin Lutut Kopong

Banyak mitos tentang onani yang datang dari keyakinan turun-temurun. Misalnya karena anggapan bahwa seks hanya dilakukan untuk proses reproduksi. Karena tujuan onani bukan untuk meneruskan keturunan, onani dianggap sebagai masalah.

Onani kadang memang membuat anda lelah. Namun segala keluhan anda soal lutut yang berderik atau terasa nyeri bukan berasal dari onani. Pada dasarnya, ini terjadi pada semua pria dari waktu ke waktu.

3. Onani Bikin Rambut Rontok Hingga Jerawatan

Tidak ada dasar ilmiah atau medis yang mendukung mitos tentang onani ini. Pada umumnya, sering onani dalam jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan hormon androgen yang dapat memicu timbulnya jerawat. Namun, sebagian besar ahli dermatologis menganggap kaitan ini tidak benar.

Selain itu, kelebihan produksi hormon seks dilaporkan dapat menyebabkan efek samping lain. seperti rambut rontok, , penglihatan kabur, kebocoran air mani, dan nyeri di selangkangan. Akan tetapi, untuk mengalami semua efek negatif ini, anda diharuskan melakukan onani secara terus menerus. Yaitu melakukan onani beberapa kali sehari, selama beberapa tahun.

4. Onani Membunuh Hasrat Seksual

Ketika onani, Anda bisa benar-benar terangsang, yang dapat mengantarkan anda pada pengalaman orgasme. Karena itu, onani dapat membantu anda menjelajahi apa yang anda suka dan tidak suka saat seks. Sehingga akan memudahkan komunikasi dengan pasangan untuk hubungan seks yang lebih baik.

Sering masturbasi juga tidak menghabiskan semua stamina anda. Akan tetapi, onani secara ekstrim dapat mengurangi minat seks kepada pasangan.

5. Onani Tidak Ada Gunanya

Banyak hasil penelitian mengatakan bahwa onani memiliki beragam manfaat medis. Orgasme yang sering dicapai saat onani akan melepaskan hormon endorfin ke dalam tubuh. Hormon ini berfungsi menghilangkan stres, meredakan ketegangan seksual, hingga meningkatkan kualitas tidur. Orgasme juga mampu mengatasi rasa sakit alami.

Itulah beberapa mitos tentang onani yang sering dipercaya pria. Pada dasarnya semua mitos tersebut tidaklah benar. Namun, bukan berarti onani selalu aman untuk di lakukan. Onani yang dilakukan secara terus menerus melebihi jumlah wajar dapat menyebabkan resiko terserang impotensi.

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

SILAHKAN TELPON UNTUK MELAKUKAN PEMESANAN ATAU ANDA BISA MELALUI SMS ATAU WA

CONTOH PEMESANAN VIA SMS / WA NAMA PRODUK / NAMA PEMESAN / ALAMAT PEMESAN / BAYAR VIA BANK

MISAL

NO REK KAMI


BCA 3530-337-102


MANDIRI 13-5000-6753-998


BNI 0192-438-556


BRI 0016-01015183-537


REKENING ATAS NAMA NUR IHSANUDIN


LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI 081326666630

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Comments are closed.